Peran Interpreter Dalam Kegiatan Geowisata : Studi Kasus Gunung Tangkuban Perahu

Ahmad Rimba Dirgantara

Abstrak

Makalah ini mencoba menjelaskan mengenai perkembangan Geowisata di Kota Bandung. Bandung memiliki sumber daya wisata alam yang kaya, salah satunya adalah Gunung Tangkuban Perahu. Daya tarik wisata ini menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, kegiatan wisata umumnya hanya sekedar melihat-lihat keadaan lingkungan sekitar Gunung Tangkuban Perahu tanpa mengetahui secara rinci mengenai asal mula terjadi. Cerita masyarakaat yang tersebar mengenai Gunung Tangkuban Perahu ialah gunung tersebut berasal dari perahu yang di tendang oleh Sangkuriang karena gagal dalam mewujudkan keinginan Dayang Sumbi. Padahal jika cerita tersebut dikemas dan disajikan dengan unsur pendidikan maka aktivitas yang dilakukan oleh wisatawan akan lebih bermanfaat, daripada hanya sekedar melihat panorama alam Gunung Tangkuban Perahu. Disinilah peran dari pemandu atau interpreter untuk memberikan pengetahuan khususnya geologi dalam kegiatan di tempat wisata. Tujuan dari makalah ini untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya peran interpreter pada kegiatan wisata. Metode yang dipergunakan pada makalah ini adalah metode deskriptif sedangkan data yang disajikan dalam makalah ini berasal dari data sekunder yang berkaitan dengan interpreter dalam geowisata.

Kata kunci : geowisata, interpreter, gunung tangkuban perahu.

About rimba ahmad

Public Relations with Tourism Planner attitudes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: